Sewa Mobil News
Harga Sewa Mobil Meroket
TEMPO Interaktif, Medan:
Bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara
ternyata dimanfaatkan betul pengusaha rental mobil di Medan. Banyaknya
relawan dari luar dan negara lain membutuhkan angkutan masuk ke Aceh.
Hal itu membuat harga sewa mobil dan truk naik berlipat ganda dari
harga semula. Biasanya sewa mobil ke Banda Aceh rata-rata Rp.600-700
ribu/hari, kini meningkat sekitar Rp 1 juta -2 juta. Truk kapasitas 8
ton biasa sewa sampai ke Aceh Rp 2 juta meningkat hingga Rp4 juta-4,5
juta sekali jalan.
Walau harga menggila tapi stok mobil dan truk yang disewakan juga habis disewa. Seperti di tempat sewa
truk di Pondok Kelapa, Jalan Asrama Medan. Biasanya, truk-truk mangkal
menunggu sewa, kini orang harus antri menunggu truk kembali dari Aceh.
"Kami kewalahan menerima pesanan truk untuk antar bantuan bencana Aceh.
Disini sekitar 30-an truk, semuanya laku disewa," kata Hamid, supir
truk yang ditemui Tempo, Minggu (16/1).
Melejitnya harga sewa mobil dan truk-truk tersebut sudah berlaku sejak
seminggu pasca bencana. Rental mobil umumnya habis ketika sejumlah
wartawan nasional dan luar negeri mencarternya untuk meliput ke Aceh
sampai berhari-hari. Persewaan makin laris dengan masuknya bantuan
asing terus menerus melalui pelabuhan Belawan dan bandara Polonia Medan.
Di pihak lain, kenaikan harga sewa yang berlebihan mengakibatkan
aktivis dan relawan kecewa dan merasa dipermainkan pengusaha rental
mobil di Medan. Hal ini
yang diungkapkan Jaya Arjuna, Kordinator Relawan
Transparancy Internasional Indonesia (TII) Sumut
kepada Tempo.
"Kami kecewa dengan ulah pengusaha rental yang menangguk keuntungan di
tengah orang tertimpa musibah besar. Seharusnya mereka juga harus punya
naluri
kemanusiaan, tidak semata mencari keuntungan di tengah
kemalangan," katanya.
Disebutkannya kalau saat ini, pihaknya sedang
mengelola bantuan dari Jakarta untuk disalurkan ke
Aceh, tapi kesulitan untuk mendistribusikan melalui
darat karena tingginya harga sewa truk dan banyak truk
menghilang. "Barang bantuan kami sudah terlantar tiga hari, harga sewa
truk menggila dan kalau pun ada tergantung siapa yang berani bayar
mahal,"lanjutnya.
Bambang Soed dan Hambali Batubara
Sumber : Tempo
|